Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Oktober 2016

Gejala Pencegahan Dan Pengobatan Penyakit Jantung

 Pengobatan Alami Dengan Obat Herbal Jian Xin Capsule 

Keampuhan dari Jian Xin Capsule  untuk mengobati  berbagai penyakit salah satunya penyakit jantung koroner, rasakan khasiatnya ! cepat sembuh dengan Jian Xin Capsule .

Gejala Pencegahan Dan Pengobatan Penyakit Jantung

Berbagai penelitian telah banyak dilakukan untuk mengenali ciri-ciri awal seseorang terkena penyakit jantung, karena penyakit jantung ini bisa dialami mulai dari bayi, remaja, dewasa dan juga orang tua. Dengan berbagai penelitian yang dilakukan tentang gejala atau tanda biasa timbul pada penderita penyakit jantung ini tentu saja membuat banyak orang lebih waspada dalam memperhatikan pola perubahan pada tubuh yang mungkin bisa saja merupakan gejala dari berbagai kemungkinan penyakit.

WHO menyebutkan penyakit jantung merupakan penyakit pembunuh orang didunia nomer satu, yang tentu saja telah merenggut banyak nyawa di berbagai belahan dunia. Pada tahun 2008 ada 7,25 juta orang yang ada di dunia meninggal akibat penyakit jantung, Apabila dipersentasikan pada tahun tersebut dengan toal keseluruhan kematian di tahun tersebut jumlahnya sekitar 12,8%. Karena itu penyakit jantung merupakan penyakit yang mengkhawatirkan dan perlu di waspadai oleh setiap orang.

Gejala Penyakit Jantung


 
Dibawah ini merupaka beberapa gejala atau tanda awal penderita penyakit jantung.
  • Sakit pada bagian kepala, Sakit pada bagian kepala jika terkena sinar matahari juga bisa saja merupakan ciri seseorang bermasalah dengan jantungnya. Pengaruh ini bisa saja menimbulkan denyut jantung lebih lambat atau lebih cepat. Pada wanita harus waspada apabila mengalami sakit migrain karena menutut penelitian yang diterbitkan oleh American Academy of Eurology sakit kepala pada penderita penyakit jantung bisa saja akibat dari terjadinya penyimpanan sirkulasi darah.
  • Nyeri dada, Nyeri dada pada seseorang yang terkena penyakit jantung karena penyumbatan arteri yang mengakibatkan darah tidak dapat mengalir menuju seluruh tubuh.
  • Sakit pada bagian tubuh, karena arteri yang tersumbat menimbulkan sakit pada bagian tubuh tertentu seperti jika wanita akan merasakan sakit pada tangan bagian kiri atau kanannya sedangkan laki-laki pada bagian kirinya, bagian tubuh yang sering terasa sakit adalah bahu, punggung, siku, dan juga leher yang sewaktu-waktu datang dan juga pergi.
  • Merasa mudah lelah, ciri penyakit jantung salah satunya adalah udah merasa lelah padahal seseorang baru saja bangun tidur dan tidak melakukan aktivitas berat apapun.
  • Sesak napas, sesak napas ini bisa saja diakibatkan oleh pembuluh darah yang menghambat aliran darah yang didistribusikan keseluruh tubuh yang dapat menyebabkan tidak teraturnya denyut jantung, penebalan pada otot jantung dan katup jantung yang mengalami kelainan.
  • Merasa mual, Penderita penyakit jantung akan merasa mual sehingga menurunkan nafsu makan, awalnya perut akan membengkak namun perut bagian dalam juga akan merasakan mual.
  • Rasa cemas, pada umumnya orang yang mengalami serangan jantung mengalami trauma sehingga menimbulkan rasa tegang, ketakutan dan juga kecemasan, yang harus dihindari adalah rasa cemas tersebut karena merupakan pemicu munculnya kembali serangan jantung. Dianjurkan untuk tetap tenang dan sebisa mungkin untuk menghilangkan cemas.
  • Jantung berdebar-debar, jantung yang berdebar dengan kencang tanpa sebab rasanya seperti habis melakukan lari yang cukup jauh.
  • Pembengkakan, terjadi pembengkakan pada bagian tubuh eperti pada bagian perut atau bagian pergelangan kaki, hal tersebut terjadi karena cairan yang menumpuk dalam tubuh.
  • Keluar keringat, seseorang harus waspada apabila tubuh mengeluarkan keringat sedangkan tubuh tidak melakukan olaraga atau aktivitas apa-apa.
  • Pingsan mendadak, pingsan bisa terjadi oleh berbagai faktor salahsatunya bisa terjadi karena gula darah yang rendah, atau bisa disebabkan oleh faktor lainnya.

Pencegahan Penyakit Jantung
  • Mengurangi makanan berkolestrol tinggi.
  • Hindari merokok.
  • Berolahraga dengan teratur.
  • Mengonsumsi makanan yang berantioksidan tinggi.
  • Menjaga berat badan (hindari obesitas).
  • Menghindari stres.

Pengobatan Penyakit Jantung

Bagi pengidap penyakit jantung, Anda sangat dianjurkan untuk memeperbaiki pola hidup Anda seperti menjaga pola mkan serta berolahraga, minum obat secara teratur, serta berhenti merokok.

Penanganan lebih invasif seperti operasi akan dianjurkan jika penyakit jantung sudah bertambah parah sampai-sampai mengganggu kualitas hidup seseorang.
  • Memperbaiki pola hidup. Dengan mengubah pola hidup , Pengidap dapat terhindar dari resiko terjadinya gejala-gejala penyakit jantung. Anda dapat melakukan perubahan pola hidup dengan melakukan langkah sederhana , seperti:
  • Menerapkan pola makan yang sehat.
  • Berhenti merokok.
  • Mengurangi mengonsumsi minuman keras.
  • Berolahraga secara rutin dan teratur.

Langkah Penanganan Medis
Dengan memperbaiki pola hidup saja tidak akan cukup bisa menangani penyakit jantung. Oleh karena itu, dokter biasanya akan menganjurkan penggunaan obat-obatan atau prosedur operasi untuk mengatasinya. Beberapa obat tersebut adalah:

Statin
Berfungsi menurunkan kadar kolestrol dalam tubuh sehingga dapat memperlambat perkembangan penyakit jantung. Beberapa jenis statin yang di berikan dokter adalah simvastatin, pravastatin dan atorvastatin.

Antiplatelet

Obat ini untuk mencegah penggumpalan darah yang menyebabkan serangan jantung. Jenis yang sering digunakan meliputi aspirin dosis rendah, clopidogrel, ticagrelor dan prasugrel.

Anti-hipertensi dan obat diabetes

Apabila Anda menderita penyakit tersebut sangat penting untuk mengontrol perkembangan penyakit-penyakit ini. Pastikan obat anti-hipertensi dan obat diabetes Anda telah sesuai dan membawa hasil yang efektif. Jika tidak, Anda harus menemui dokter untuk mencari cara pengobatan yang lebih cocok untuk Anda.

Penanganan Melalui Operasi
Apabila obat yang Anda konsumsi tidak efektif untuk mengatasi gejala-gejala angina yang Anda alami, dokter akan menganjurkan prosedur operasi. Selain untuk angina, operasi ini dilakukan pada pasien yang telah mengalami serangan jantung.

Intervensi jantung perkutan (PCI)

Operasi ini dilakukan bertujuan untuk memperlebar arteri jantung yang telah mengalami penyempitan. Prosedur ini dilakukan dengan memasukan cincin (stent) ke arteri jantung yang menyempit melalui proses angiografi koroner atau kateterisasi jantung.

Bedah bypass arteri jantung (CABG)

Prosedur operasi ini meliputi penanaman pembuluh darah dari anggota tubuh lain untuk membuka rute baru bagi aliran darah ke jantung sehingga suplai darah mencukupi. Penderita diabetes, pasien lanjut usia dan yang mengalami lebih dari dua penyempitan pembuluh darah di anjurkan untuk menjalani CABG dari pada PCI.

Definisi Dan Penyebab Penyakit Jantung

Definisi Dan Penyebab Penyakit Jantung



Jantung merupakan salah satu oragan tubuh terpenting dalam tubuh. Yang berfungsi memompa dan menyebarkan darah yang mengandung oksigen ke seluruh tubuh.

Penyakit jantung koroner  juga dikenal dengan istilah penyakit jantung iskemik. Penyakit ini termasuk salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Sekitar 35 persen kematian di Indonesia akibat penyakit jantung koroner, pada tahun 2014 ada 1,8 juta kasus penyakit jantung koroner yang terjadi di Asia Tenggara.

Penyaki jantung ialah salah satu keadaan dimanan jantung tidak bisa bertugas dengan baik. Seperti yang sudah diketahui tugas dari jantung adalah memompa darah dalam tubuh.
Dalam dunia medis penyakit jantung dikategorikan menjadi dua macam yaitu penyakit jantung koroner dan penyakit jantng genetik.

Yang dimaksud dengan penyakit jantung koroner adalah penyakit jantung yang diakibatkan karena adanya penyempitan pada pembuluh darah yang ada di jantng. Sedangkan penyakit jantung genetik adalah penyakit jantung yang terjadi karena faktor genetika atau turunan dari keluarga.

Penyebab Penyakit Jantung Koroner

Seseorang mengalami penyakit jantung koroner apabila aliran darah kejantung terhambat oleh lemak. Penimbunan lemak di dalam arteri jantung ini dikenal dengan istilah aterosklerosis dan merupakan penyebab utama dari penyakit jantung koroner. Aterosklerosis dapat menyebabkan terbentuknya trombosis atau penggumpalan darah. Apabila ini terjadi, aliran darah ke jantung terblokir sepenuhnya dan serangan jantung pun terjadi. Faktor yang memicu aterosklerosis meliputi kolestrol yang tinggi, merokok, diabetes, serta tekanan darah tinggi.Sakit pada bagian kepala merupakan salah satu gejala yang dirasakan oleh penderita. Berikut ini sejumlah faktor penyebab penyakit jantung:

Faktor usia dan jenis kelamin

Pada umumnya seorang wanita yang usianya di bawah 50 tahun memiliki resiko lebih rendah dibandingkan dengan pria pada kelompok usia yang sama. Akan tetapi setelah mengalami monopause, resiko seorang wanita bertambah karena penurunan dari hormon estrogen yang bersifat melindungi.

Faktor keturunan dari keluarga
Beberapa penelitian menunjukan bahwa jika terdapat riwayat gangguan jantung dalam keluarga  baik dari keluarga wanita maupun pria, keturunan mereka akan lebih cenderung mengenbangkan problem yang serupa yaitu penyakit jantung.

Faktor perokok aktif maupun pasif
Rokok adalah penyebab penyakit jantung sangat tinggi. Merokok kira-kira 20 persen dari semua kematian karena penyakit jantung dan hampir 50 persen dari serangan jantung pada wanita berusia dibawah 55 tahun. Mereka yang ikut menghirup asap dari rokok juga beresiko mengalami masalah jantung. Penelitian menyebutkan bahwa orang-orang yang tidak merokok yang tinggal dengan para perokok memiliki tambahan resiko penyakit serangan jantung.

Penyakit diabetes
Penderita penyakit diabetes dapat mengalami penyakit jantung akibat komplikasi. Penderita diabetes harus sangat memperhatikan kesehatan karena bisa berdampak sebagai penyebab penyakit jantung.

Hipertensi

Penyakit tekanan darah tinggi tersebut dapat menjadi salah satu penyebab dari penyakit jantung. Tekanan darah tinggi dapat melukai dinding arteri dan memungkinkan kolestrol LDL memasuki saluran arteri dan meningkatkan penimbunan plak.

Kegemukan atau obesitas
Kelebihan berat badan meningkatkan tekanan darah tinggi dan ketidaknormalan jumlah lemak. Mengobati obesitas adalah cara utama untuk menghindari diabetes. Karena diabetes akan meningkatkan resiko penyakit jantung koroner.

Kurang berolahraga
Orang yang kurang olah raga memiliki resiko serangan jantung lebih tinggi. Mereka menghabiskan sebagian hari mereka tanpa aktif secara fisik dan tidak berolahraga dengan teratur. Dan resikonya menurun di antara mereka yang berolahraga dengan teratur. Anda hanya perlu melakukan olahraga yang ringan seperti jalan-jalan santai selama 20 hingga 30 menit sebanyak tiga atau empat kali dalam seminggu itu dapat menurunkan resiko serangan. Olahraga dengan teratur dapat meningkatkan kemampuan jantung untuk memompa dan dapat menurunkan kolestrol dan hipertensi.

Emosi berlebihan / Stres
Stres dapat menyebabkan penyempitan arteri dan ini menurunkan aliran darah. Penyempitan yang berarti bahkan dapat  terlihat arteri yang terkena penyakit ringan. Penelitian lain mengesankan bahwa stres berat dapat menyebabkan pecahnya dinding arteri yang memicu serang jantung.

Kadar kolestrol yang tinggi

Seperti yang Anda ketahui kolestrol terbagi menjadi dua jenis, yaitu kolestrol bail (HDL) dan kolestrol jahat (LDL). Kolestrol jahat mudah menempel dan menggumpal pada dinding pembuluh darah. Karena itu, kadar LDL yang tinggi dapat membentuk plak yang menyebabkan aterosklerosis. Jumlah kadar LDL yang normal dalam darah adalah di bawah 100 mg / dL.